Tampilkan postingan dengan label Tausiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tausiah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Juni 2010

Masterpiece karya Allah: Menemukan Kembali Al Qur’an

Masterpiece karya Allah: Menemukan Kembali Al Qur’an

Penulis : Emha Ainun Nadjib

--------------------------------------------------------------------------------------------------------



Rata-rata 4 kali perminggu saya mengalami forum dengan ratusan atau ribuan orang. Kalau di luar negeri, tentulah audiensnya puluhan atau ratusan, kecuali di Malaysia. Sekitar 85% audiensnya adalah orang beragama Islam. Forum itu sendiri 60% acara Kaum Muslimin, 30% umum, 10% forum khusus saudara non-Muslim. Perjalanan keliling itu berlangsung puluhan tahun, dan sepuluh tahun terakhir ini frekwensinya meningkat sekitar 30%.

Tentu sangat banyak saya berguru pada mereka, sangat tidak seimbang dengan amat sedikitnya manfaat yang saya bisa kontribusikan. Saya, sendiri atau bersama KiaiKanjeng, berposisi amat berterima kasih kepada publik, sementara hak kami untuk diterimakasihi sangat sedikit.

Sabtu, 03 April 2010

Sang Khalik dan Hati Sehat

Sang Khalik dan Hati Sehat
================================================================================

Seorang sufi besar, Imam Al-Qushairy an-Naisabury, dikenal sebagai penunggang kuda yang piawai. Hubungan Naisabury dengan salah satu kudanya sedemikian dekat. Selama 20 tahun, Imam Naisabury menyayangi kuda itu. Ia merawat baik kuda tersebut sampai akhirnya Sang Imam wafat. Sepeninggal tuannya, kuda itu tampak murung. Ia menolak makan sama sekali hingga. Tak lama kemudian, si kuda itu pun mati.

Itu hanya salah satu kisah kedekatan bahkan kesetiaan seekor hewan piaraan pada tuannya. Banyak kisah lain semacam itu. Juga di dunia modern sekarang. Di antaranya adalah kisah tentang anjing yang setia mengunjungi makam pemiliknya setiap hari hingga hewan peliharaan itu mati. Tak heran bila kuda itu sedemikian "berduka" begitu Naisabury wafat.

Rabu, 31 Maret 2010

Bertumpu Pada Hati

Bertumpu Pada Hati
Zaim Uchrowi

==============================================================================


Lelaki santun itu duduk di tepi sungai. Ia sudah beberapa lama tidak makan apapun. Lalu sebutir apel yang terbawa arus itu dipungutnya, dan dimakan. Sesaat kebutuhannya terpenuhi. Namun sesaat kemudian hati kecilnya menggugat. "Apel siapa ini? Mengapa aku memakannya tanpa minta izin?"

Lelaki itu menelusur ke hulu, mencari pemilik apel tersebut. Beberapa jauh kemudian ia menemukan pemiliknya. Ia minta tindakannya -makan apel hanyut tanpa izin pemiliknya- tersebut dimaafkan. Abdullah, pemilik kebun, itu bersedia memaafkan dengan syarat tertentu. Yakni agar lelaki itu bersedia menikahi putrinya. "Tapi putriku itu buta, lumpuh, dan bisu," kata Abdullah.

Selasa, 30 Maret 2010

Memahami Hati

Memahami Hati
----------------------------------------------------------


Muhammad kecil tampak pias. Ibu asuhnya, Halimah As-Sa'diyah, panik. Apa yang sebenarnya terjadi pada anak susunya itu? Muhammad masih terlalu kecil untuk ditanya. Anak Halimah yang menemani Muhammad juga masih balita. Sulit memberi keterangan yang jelas. Sedikit informasi yang disampaikannya menjelaskan bahwa Muhammad diculik oleh laki laki asing.

Kisah pun berkembang. Muhammad diyakini telah diculik oleh 'Malaikat'. Lalu, menurut kisah itu, dada Muhammad dibuka. Hatinya diambil, dicuci bersih, dan dikembalikan ke tempatnya semula sebelum dada itu ditangkupkan lagi. Sebagian lalu percaya bahwa Muhammad mempunyai hati yang putih bersih, berbeda dengan manusia lain.

Kamis, 25 Maret 2010

Keikhlasan Seorang Profesional

Keikhlasan Seorang Profesional


Suatu hari, seorang sahabat bertanya pada Rasulullah. "Bagaimana pendapatmu tentang orang yang berperang untuk mendapat upah dan pujian. Apakah ia akan memperoleh pahala?" Rasul tegas menjawab: "Ia tidak akan mendapat apa-apa."

Pertanyaan itu, seperti diriwayatkan Abu Umamah, diulang tiga kali. Rasul pun mengulang jawabannya, dan menambahkan bahwa Allah tidak akan menerima suatu amal kecuali yang dikerjakan secara ikhlas serta mengharap wajahNya.

Prioritas Utama Rumah Tangga Cinta (Hanya) Kepada Allah

Prioritas Utama Rumah Tangga Cinta (Hanya) Kepada Allah
Oleh : K.H. Abdullah Gymnastiar

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Mereka yang berteman satu sama lain karena Aku. berhak memperoleh cinta Ku dan mereka yang saling membantu antara sesamanya karena Aku. Berhak memperoleh cinta-Ku・(H.R. Thabrani)
Subhanallah, alangkah indahnya kalau seorang suami berani berkata kepada istrinya,
seperti berikut ini : Wahai
istriku, janganlah engkau terlampau mencintaiku. Aku hanyalah sekedar makhluk yang tiada daya dan upaya. Aku tidak akan pernah bisa membelamu, kecuali kalau Allah mengaruniakan kekuatan kepadaku. Aku tidak akan pernah mampu memberi nafkah kepadamu walau satu rupiah, kecuali kalau Allah menitipkan rizki kepadaku.

Selasa, 23 Maret 2010

Allah Cinta Orang-Orang Sabar Di Tengah Bencana

Allah Cinta Orang-Orang Sabar Di Tengah Bencana


Ketika kita naik mobil angkutan umum di tengah kemacetan lalu lintas, maka kita dituntut untuk bersabar. Kita tak boleh mencaci si sopir, apalagi membentak-bentak. Ketika kita berdesak-desakkan di kereta api kita juga dituntut sabar. Pada saat itu kita tidak boleh marah, kendati mungkin kaki kita terinjak.

Demikian pula di saat negeri ini dibanjiri air yang melimpah kita pun harus sabar. Karena sumpah serapah yang kita arahkan kepada penguasa pun tak akan mengurangi volume banjir yang merendam hampir 30% wilayah Indonesia. Nah, dari air itulah kita tahu bahwa kehidupan dan kematian itu berasal dari air. Jadi sabar memang tak ada batasnya, sebagaimana iman itu sendiri.

DO'A

DO'A

Dilantunkan oleh K.H. Rahmat Abdullah pada Deklarasi Partai Keadilan
Lapangan Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, 09 Agustus 1998,
yang diiringi oleh tetesan air mata hadirin.

Ya ALLAH, berikan taqwa kepada jiwa-jiwa kami dan sucikan dia.
Engkaulah sebaik-baik yang, mensucikannya.
Engkau pencipta dan pelindungnya

Senin, 15 Maret 2010

Kisah Dibalik Sholat 5 Waktu

Kisah Dibalik Sholat 5 Waktu



Ali bin Abi Talib r.a berkata : Sewaktu Rasullullah S.A.W duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Ansar, maka dengan tiba-tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi lalu berkata: Ya Muhammad, kami hendak tanya kepada kamu kalimat-kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa A.S.yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrab.'

Jumat, 12 Maret 2010

Pertolongan Allah

Pertolongan Allah
Dr. Amir Faishol Fath


Saudaraku,
Berbagai musibah selalu menimpa umat Islam di mana-mana. Menyaksikan kenyataan ini kita selalu bertanya-tanya kapan pertolongan Allah akan turun? Doa demi doa kita panjatkan. Siang dan malam kita minta kepadaNya agar dilepaskan dari kedzaliman, kesengsaraan, kerusakan moral dan berbagai krisis yang menyedihkan. Namun semakin hari musibah ini kian bertambah. Bila iman kita lemah, tentu kenyataan ini akan melahirkan tindakan yang merusak kayakinan kita, pada gilirannya akan menyebabkan kesengsaraan yang lebih besar. Tapi bila kita tetap menyadarai bahwa semua proses ini adalah semata ujian, kita akan menemukan ketabahan, pada gilirannya ketakwaan dan keimanan kita akan bertambah, dan dari sini kemenangan akan kita capai.

Sabtu, 06 Maret 2010

RENUNGAN BUAT PARA WANITA [dan kaum lelaki]

RENUNGAN BUAT PARA WANITA [dan kaum lelaki]
-----------------------------------------------------------------------------------------------------

Jangankan lelaki biasa, Nabi pun terasa sunyi tanpa wanita. Tanpa mereka, hati, fikiran, perasaan lelaki akan resah. Masih mencari walaupun sudah ada segala-galanya. Apalagi yang tidak ada di syurga, namun Nabi Adam a.s. tetap merindukan siti hawa.

Kepada wanitalah lelaki memanggil ibu, istri atau puteri. Dijadikan mereka dari tulang rusuk yang bengkok untuk diluruskan oleh lelaki, tetapi kalau lelaki sendiri yang tidak lurus, tidak mungkin mampu hendak meluruskan mereka.

PESAN IBU

PESAN IBU
-----------------------------------------------------------------------------------



**Pesan Ibu**

Mengandung

Wahai anaku bila engkau mengandung

Berhati-hatilah berjalan jangan sampai kesandung

Makanlah sayuran dan buah-buahan segar

Banyak beristirahat agar segar bugar

Demikian juga dengan tingkah laku

Bersabar dan bergembira selalu

Agar si Jabang Bayi ikut meniru

Tingkah laku serta perangaimu

PASANGAN HIDUP

PASANGAN HIDUP


Suatu waktu, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri. Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, dialah yang tercantik di antara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini.

Jumat, 05 Maret 2010

Perempuan Terbaik

Perempuan Terbaik

Mu. Abdur Razzaq


Wahai bunda
hanya Tuhan saja yang dapat membalas jasamu

erana Tuhan saja yang tahu penderitaanmu
(Nasyid dari Nowseeheart)


Saat itu saya masih empat belas tahun. Untuk pertama kalinya, saya harus berpisah 'jauh' dengannya, perempuan terbaik yang pernah kenal. Tatkala tangan-tangan itu melambai, rasa bersalah berdentam-dentam di rongga dada. Ugghhh... kenapa saya tega meninggalkannya sejauh itu. Belum terbayang, kapan lagi saya akan kembali bertemu dengannya.

Rabu, 24 Februari 2010

Wanita Bagi Pahlawan.

Wanita Bagi Pahlawan.

M. Anis Matta

---------------------------------------------------------------------


Dibalik setiap pahlawan besar selalu ada wanita yang agung. Begitu kata pepatah arab. Wanita agung itu biasanya satu dari dua, atau dua duanya sekaligus ; sang ibu dan atau sang istri.

Pepatah itu merupakan hikmah psiko-sejarah yang menjelaskan sebagian dari latar belakang kebesaran seorang pahlawan. Bahwa karya-karya besar seorang pahlawan lahir ketika seluruh energi di dalam dirinya bersinergi dengan momentum di luar dirinya; tumpah ruah bagai banjir besar yang tak terbendung. Dan tiba tiba sebuah sosok telah hadir dalam ruang sejarah dengan tenang dan ajek.

Baiti Jannati

Baiti Jannati
EMBUN TAUSHIYAH
----------------------------------------------------------------------------------------------------------

[25.74] Dan orang-orang yang berkata: 'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati [kami], dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

[25.75] Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi [dalam surga] karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya,

[25.76] mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.

Ayat di atas adalah do'anya orang-orang yang mendapat gelar 'Ibadur Rahman' [hamba-hamba Sang Penyayang], suatu gelar yang tertinggi yang apabila bisa kita raih maka Sang Maha Rahman akan memberikan rahmatnya kepada kita untuk bisa masuk surga.

Senin, 22 Februari 2010

Amal yang Tetap Bermakna

Amal yang Tetap Bermakna
K.H. Abdullah Gymnastiar

--------------------------------------------------------------------------------

Berhati-hatilah bagi orang-orang yang ibadahnya temporal, karena bisa jadi perbuatan tersebut merupakan tanda-tanda keikhlasannya belum sempurna. Karena aktivitas ibadah yang dilakukan secara temporal tiada lain, ukurannya adalah urusan duniawi. Ia hanya akan dilakukan kalau sedang butuh, sedang dilanda musibah, atau sedang disempitkan oleh ujian dan kesusahan, meningkatlah amal ibadahnya. Tidak demikian halnya ketika pertolongan ALLOH datang, kemudahan menghampiri, kesenangan berdatangan, justru kemampuannya bersenang-senangnya bersama ALLOH malah menghilang.

Ketika Cinta Berbalas

Ketika Cinta Berbalas

Saya masih ingat ada seorang sahabat yang menulis artikel dengan judul "Cinta tak terbalas". Ya, jika udah bicara tentang "CINTA", tidak akan pernah ada kata akhirnya, karena CINTA adalah anugerah yang indah sekaligus bikin gelisah.

Cinta tak/belum terbalas mungkin menyakitkan .. bikin penasaran … sekaligus berbunga angan-angan, "andaikan dia mau sama aku..", "apa dia tahu perasaanku ya ?". Mau tidak mau, kita dipaksa untuk mengakui dengan jujur…. , tiap hari pertanyaan serupa itu selalu muncul berganti-ganti.

Sabtu, 20 Februari 2010

Indahnya Kasih Sayang

Indahnya Kasih Sayang

Mahasuci ALLOH, Zat yang Maha Mengaruniakan kasih sayang kepada makhluk-makhluk Nya. Tidaklah kasih sayang melekat pada diri seseorang, kecuali akan memperindah orang tersebut, dan tidaklah kasih sayang terlepas dari diri seseorang, kecuali akan memperburuk dan menghinakan orang tersebut.

Betapa tidak? Jikalau kemampuan kita menyayangi orang lain tercerabut, maka itulah biang dari segala bencana, karena kasih sayang ALLOH Azza wa Jalla ternyata hanya akan diberikan kepada orang-orang yang masih hidup kasih sayang di kalbunya.
Karenanya, tidak bisa tidak, kita harus berjuang dengan sekuat tenaga agar hati nurani kita hidup. Tidak berlebihan jikalau kita mengasahnya dengan merasakan keterharuan dari kisah-kisah orang yang rela meluangkan waktu untuk memperhaikan orang lain. Kita dengar bagaimana ada orang yang rela bersusah-payah membacakan buku, koran, atau juga surat kepada orang-orang tuna netra, sehingga mereka bisa belajar, bisa dapat informasi, dan bisa mendapatkan ilmu yang lebih luas.

Jumat, 19 Februari 2010

MACAM-MACAM HATI

MACAM-MACAM HATI

Hati itu bisa hidup dan bisa mati. Sehubungan dengan itu, hati dapat dikelompokkan menjadi:

[1]. Hati yang sehat
[2]. Hati yang mati
[3]. Hati yang sakit

Hati yang sehat adalah hati yang selamat. Pada hari kiamat nanti, barangsiapa menghadap Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa membawanya tidak akan selamat. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

"Artinya : Adalah hari yang mana harta dan anak-anak tidak bermanfaat, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat." [Asy-Syu'ara : 88-89]